Penyebab dan Cara Mengatasi Gejala Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan salah jenis kanker yang menyerang organ payudara, dimana sel dalam payudara membelah dan tumbuh diluar kendali. Kanker tersebut merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak diderita oleh masyarakat, khususnya wanita. Wanita beresiko besar terkena kanker payudara, akan tetapi tidak menghilangkan kemungkinan bahwa pria juga dapat terserang kanker payudara.
Kanker payudara sangat sulit untuk disebmuhkan dan penderita kanker payudara kemungkinan untuk sembuh sangat kecil, wajar jika jenis kanker yang satu ini sagat di takuti oleh masyarakat. Meskipun begitu tidak bahwa kanker payudara tidak bisa disembuhkan sama sekali.


Faktor penyebab kanker payudara
Ada beberapa fakto yang diduka penyebab munculnya sel kanker payudara, dan factor tersebut digolongkan menjadi dua factor yaitu factor yang tidak bisa dikendalikan dan factor yang dapat dikendalaikan. Berikut ini adalah factor resiko

A. Faktor yang tidak dapat dikendalikan
Faktor yang tidak dapat dikendalikan adalah faktor resiko yang merupakan bawaan sejak lahir dan tidak dapat diubah seperti :
1. Riwayat keluarga
Wanita yang memiliki anggota keluarga yang pernah terkena penyakit kanker payudara memiliki resiko yang lebih besar. Jika seorang wanita memiliki ibu, bibi atau saudara perempuan yang menderita kanker payudara, orang tersebut juga memiliki kemungkinan resiko 2 kali lipat menderita kanker payudara. Sementara resiko pada generasi selanjutnya, misalnya jika wanita tersebut memiliki anak, maka anak dari wanita tersebut memiliki resiko tiga kali lebih besar dari ibunya.

2. Gender
Gender atau jenis kelamin merupakan salah satu faktor resiko kanker apalagi untuk seorang Wanita beresiko 100 kali lebih besar menderita kanker payudara dibanding laki-laki. Hal tersebut disebabkan karena pada wanita, payudara lebih berkembang dan memiliki lebih banyak jaringan didalamnya dibandingkan laki-laik.
Jaringan dalam payudara laki-laik tidak mengalami pertumbuhan sebagaimana payudara wanita. Selain itu laki-laik tidak memiliki kadar estrogen dan progesteron yang tinggi seperti pada wanita. Kedua hormon ini adalah salah satu pemicu kanker payudara.

3. Genetik
Sekitar 5% sampai 10% dari penderita kanker payudara disebabkan oleh faktor genetik. Tubuh manusia normal memiliki gen yang mengendalikan pertumbuhan tumor yang disebut Gen BRCA1 dan BRCA2. Apabila gen ini rusak atau bermutasi, maka pertumbuhan sel tidak dapat dikendalikan dan akhirnya timbul sel kanker.

B. Faktor yang dapat dikendalikan
Yang dimaksud dengan faktor yang dapat dikendalikan adalah faktor resiko yang menyangkut pola dan gaya hidup seseorang. Berikut ini penjelasan mengenai kanker yang bisa dikendalikan :
1. Olahraga
Jika seseorang kurang dalam berolahraga bisa menyebabkan resiko terjangkit penyakit termasuk kanker. Seseorang yang rutin berolahraga dapat menguragi resiko terkena kanker payudara sampai 15%

2. Makanan
Kurangnya konsumsi sayuran dan buah bisa menyebabkan tubuh kekurangan antioksidan yang berfungsi penting untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas merupakan senyawa yang berbahaya bagi tubuh dan dapat menyebabkan kerusakan sel termasuk gen BRCA1 dan BRCA2.

3. Alkohol
Pada dasarnya alkohol merupakan senyawa kimia yang dapat menggangu proses dan fungsi organ tubuh. Wanita yang sering mengkonsumsi alkohol dapat beresiko 1 ½ kali lebih besar terkena kanker payudara jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi alcohol.

Gejala kanker payudara
Kanker payudara memiliki tanda yang khas dan dapat diketahui dengan jelas, dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri ( SADARI). Berikut adalah gejala-gejala yang timbul apabila seseorang menderita kanker payudara :
1. Tektur berubah
Salah satu gejala kanker payudara adalah berubahnya tekstur payudara itu sendiri. Maka dari itu, anda sebagai pemilik payudara harus melakukan pemeriksaan terhadap payudara anda sendiri, apakah terjadi perubahan bentuk atau tidak.

2. Terdapat benjolan
Munculnya benjolan pada payudara merupakan gejala umum kanker payudara yang perlu anda waspadai. Benjolan pada payudara tidak selalu menjadi indikator seseorang terjangkit kanker payudara, pasalnya tanpa adanya benjolan pada payudara pun, seseorang bisa dikatakan menderita kanker payudara. Meskipun begitu, benjolan pada payudara tetap harus anda waspadai.

3. Keluar cairan kuning
Pada penderita kanker payudara, jika putingnya ditekan akan keluar cairan berwarna kuning seperti nanah. Maka dari itu, cobalah tekan puting anda dengan lembut dan periksa, apakah keluar cairan atau tidak.

4. Benjolan di ketiak
Terdapat benjolan dibawah ketiak merupakan salah satu indikasi kanker payudara yang paling umum. Segeralah melakukan pemeriksaan kesehatan, jika memungkinkan lakukan pemeriksaan USG.

5. Warna berubah
Selain adanya benjolan dan perubahan bentuk pada payudara, gejala lain kanker payudara adalah berubahnya warna payudara itu sendiri. Periksa payudara anda di depan cermin, dan lihat apakah warna payudara anda berubah atau tidak.

6. Bentuk puting berubah
Periksa payudara anda, apakah ada perubahan pada puting payudara anda seperti rasa gatal, seakan terbakar dan puting seperti tertarik ke dalam. Karena hal tersebut merupakan salah satu indikasi seseorang menderita kanker payudara.

7. Keluar darah
Keluarnya darah dari puting juga termasuk gejala kanker payudara yang perlu diperhatikan. Hal ini harus anda waspadai, karena tidaklah normal jika puting anda mengeluarkan cairan seperti darah apabila tidak dalam kondisi hamil atau menyusui.

Kanker jinak atau tumor adalah kumpulan sel yang merupakan hasil pembelahan abnormal pada suatu jaringan yang menetap di dalam suatu area organ tubuh. Tumor tidak berpindah tempat atau menyebar ke organ lain, terlebih lagi tumor bisa dengan mudah ditangani lewat tindakan medis.
Kanker ganas atau kanker payudara adalah sekelompok sel yang tumbuh secara tidak terkendali dalam jaringan dan berpotensi menyebar sekaligus berpindah pada organ lain.

Sel kanker dapat dengan mudah masuk ke dalam saluran darah dan menempel di organ lain. Proses menyebarnya sel kanker disebut dengan metastatis. Penyakit kanker sulit untuk diobati karena apabila kumpulan sel ini diangkat dari dalam tubuh, maka tidak menutup kemungkinan sel yang sudah menyebar dapat tumbuh dan kembali menjangkiti organ tubuh yang lain.

Cara Melihat Gejala Kanker Payudara
Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mendeteksi gejala awal kanker payudara, diantaranya :
1. Mammogram
Mammogram adalah metode untuk memeriksa apakah benar terdapat benjolan dalam payudara dengan menggunakan sinar X. Mammogram hanya dapat mendeteksi adanya benjolan dan tidak dapat memastikan apakah benjolan tersebut merupakan sel kanker. Untuk mengetahui apakah sel tersebut merupakan sel kanker perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

2. Ultrasound
Metode Ultrasound atau yang juga dikenal dengan USG dapat digunakan untuk mendeteksi adanya benjolan pada payudara. Jika benjolan/ kista yang ditemukan berukuran kecil, maka dapat dilakukan Fine Needle Aspiration (FNA) untuk memeriksa dan mengangkat kista tersebut.
Namun apabila ditemukan kista berukuran sedang atau besar dan padat serta berpotensi menimbulkan kanker, maka konsultasikan dengan dokter apa yang sebaiknya dilakukan. Biasanya dokter akan menyarankan operasi pengangkatan payudara sebagian (lumpectomy) atau pengangkatan payuda total (mastectomy).
Cara Pencegahan kanker payudara

Meskipun belum ada fakta atau bukti ilmiah yang pasti tentang cara mencegah kaker payudara, beberapa tindakan preventif berikut ini bisa dilakukan untuk mengendalikan faktor resiko penyebab kanker payudara :
1. Jauhi rokok
Rokok mengandung banyak partikel kimia yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan sel. Tidak hanya menghindari kegiatan merokok, menjauhi asap rokok adalah salah satu cara untuk mengurangi resiko kanker payudara.


2. Konsumsi serat
Banyak mengkonsumsi serat yang berasal dari sayur dan buah sangat bermanfaat untuk tubuh. Serat dan antioksidan yang terkandung dalam buah dan sayur dapat menangkal pengaruh radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh.

3. Menjaga berat badan
Salah satu kunci menjaga kesehatan adalah memiliki berat badan yang ideal. Berat badan dan indeks massa tubuh yang berlebih tidak hanya memicu resiko kanker tetapi penyakit degeneratif lainnya seperti diabetes, stroke dan penyakit jantung.

4. Hindari konsumsi alkohol
Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa alkohol adalah salah satu faktor pemicu kanker payudara. Sebisa mungkin hindari konsumsi alkohol, terutama jika anda terbiasa meminumnya. Jika anda tidak dapat menghentikan kebiasan minum secara total, lakukan perlahan-lahan dengan mengurangi takaran alkohol setiap harinya.

5. Olahraga teratur
Olahraga teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjadikan tubuh anda lebih sehat sehingga tidak mudah terserang penyakit. Olahraga juga dapat membakar sel lemak sehingga mengurangi kadar estrogen yang dihasilkan dalam tubuh.

6. Konsumsi vitamin
Vitamin juga berperan penting dalam meningkatkan fungsi tubuh, menjaga kekebalan dan membantu proses pemulihan. Konsumsi vitamin C dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menangkal radikal bebas dan mengurangi efek kerusakan yang ditimbulkannya.

7. Lakukan tes pencegahan
Jika pemeriksaan payudara sendiri dirasa belum cukup, anda bisa berkujung di fasilitas kesehatan setempat untuk mendapatkan tes mammogram yang hasilnya lebih akurat.

Menjaga kondisi kesehatan tubuh adalah cara terbaik untuk mencegah kanker payudara. Hindari faktor resiko yang dapat memicu kanker dan mulailah hidup sehat dengan mengatur pola makan, istirahat yang cukup dan olahraga teratur.

Post Author: lika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *